Perbarindo Bantu 50 Karung Pupuk, Lis Darmansyah Minta Petani Tingkatkan Produktivitas


Jasa Maklon SabunJasa Maklon Sabun

Tanjungpinang, Portalakurat.id

Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) Komisariat Tanjungpinang-Bintan menyalurkan bantuan 50 karung pupuk kepada kelompok tani di Kota Tanjungpinang.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah bersama Ketua Perbarindo Komisariat Tanjungpinang-Bintan Radiah Razak di Kebun Koleksi Bukit Manuk, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan itu turut dihadiri perwakilan 10 Bank Perekonomian Rakyat (BPR) yang tergabung dalam Perbarindo Komisariat Tanjungpinang-Bintan serta kelompok tani penerima bantuan.

Lis Darmansyah mengapresiasi kepedulian Perbarindo dan seluruh BPR yang telah memberikan dukungan kepada petani di Tanjungpinang.

Menurut dia, bantuan pupuk tersebut dapat membantu petani mengurangi beban biaya produksi sekaligus menjaga keberlanjutan kegiatan pertanian.

“Atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang, saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Perbarindo Tanjungpinang-Bintan serta seluruh BPR yang tergabung di dalamnya karena telah memberikan bantuan sarana pendukung bagi para petani,” kata Lis Darmansyah.

Ia mengatakan, bantuan tersebut mempunyai arti penting bagi petani di tengah keterbatasan lahan pertanian di Tanjungpinang.

Meski tidak memiliki lahan seluas daerah penghasil pertanian lainnya, petani Tanjungpinang dinilai terus berupaya mengembangkan sistem pertanian yang sesuai dengan kondisi perkotaan.

“Bantuan ini sangat berarti bagi petani kita. Di tengah keterbatasan lahan, petani Tanjungpinang terus berinovasi dan mengembangkan pertanian perkotaan,” ujar Lis Darmansyah.

Menurut Lis Darmansyah, keterlibatan Perbarindo menunjukkan bahwa upaya memperkuat sektor pertanian tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petani.

Dukungan sektor perbankan, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat juga diperlukan untuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat perekonomian masyarakat.

Ia menilai bantuan pupuk tersebut sebagai salah satu wujud sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.

“Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan bersama berbagai pihak pendukung akan terus mendorong program pertanian perkotaan atau urban farming serta memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran,” kata Lis Darmansyah.

Program pertanian perkotaan diharapkan dapat mengoptimalkan lahan yang tersedia sekaligus membantu masyarakat menghasilkan komoditas pangan secara mandiri.

Namun, keberlanjutan program tersebut membutuhkan dukungan sarana produksi, pendampingan, serta komitmen petani untuk terus mengembangkan usaha pertaniannya.

Lis Darmansyah meminta kelompok tani memanfaatkan bantuan pupuk tersebut secara optimal. Bantuan diharapkan tidak sekadar digunakan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi menjadi pendorong agar kegiatan pertanian terus berkembang.

“Saya minta bantuan ini benar-benar dimanfaatkan oleh para petani. Jangan hanya habis sekali pakai, tetapi harus menjadi pemicu semangat untuk terus bertani, meningkatkan produktivitas, dan mengembangkan pertanian di Kota Tanjungpinang,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua Perbarindo Komisariat Tanjungpinang-Bintan Radiah Razak mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) 10 BPR yang tergabung dalam Perbarindo Tanjungpinang-Bintan.

Menurut Radiah, sektor perbankan tidak hanya berperan menyediakan layanan jasa keuangan. Lembaga perbankan juga dapat berkontribusi secara langsung terhadap pemberdayaan masyarakat dan penguatan ketahanan pangan.

“Kami dari Perbarindo tidak hanya bergerak di sektor jasa keuangan, tetapi juga ingin hadir memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” kata Radiah.

Ia menilai Tanjungpinang memiliki potensi pertanian yang dapat terus dikembangkan meskipun menghadapi keterbatasan lahan.

Karena itu, dukungan kepada petani perlu dilakukan secara bersama-sama agar produktivitas pertanian dapat meningkat.

“Tanjungpinang memiliki potensi pertanian yang luar biasa. Bantuan 50 karung pupuk ini kami harapkan dapat membantu meringankan beban para petani, meningkatkan produktivitas, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Radiah.

Salah seorang perwakilan Kelompok Tani Bina Rejo, Herianto, mengaku bersyukur atas bantuan pupuk tersebut.

Menurut dia, bantuan sarana produksi dapat mengurangi beban operasional yang harus ditanggung petani dalam mengelola lahan.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu meringankan beban operasional kami sebagai petani di Tanjungpinang,” kata Herianto.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Perbarindo dan Pemerintah Kota Tanjungpinang karena telah memberikan perhatian kepada kelompok tani.

“Terima kasih kepada Perbarindo dan Bapak Wali Kota yang sudah peduli kepada kami, para petani. Mudah-mudahan bantuan pupuk ini bermanfaat dan dapat terus berkelanjutan,” ujarnya.

Selain penyerahan pupuk secara simbolis, kegiatan tersebut diisi dengan pembagian hadiah dan dialog antara Lis dengan para petani.

Dalam dialog itu, petani menyampaikan kondisi serta kebutuhan mereka dalam mengembangkan sektor pertanian di Tanjungpinang.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi sarana bagi pemerintah untuk memperoleh gambaran langsung mengenai persoalan yang dihadapi petani sekaligus menentukan bentuk dukungan yang dibutuhkan.

Pemko Tanjungpinang berharap kerja sama dengan Perbarindo dan berbagai pihak lainnya terus berlanjut sehingga program pertanian perkotaan dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Jasa Maklon Skincare TangerangJasa Maklon Skincare Tangerang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *