Operasi Patuh Seligi 2026 Libatkan 266 Personel, Kapolda Kepri Tekankan Edukasi


Jasa Maklon SabunJasa Maklon Sabun

Batam, Portalakurat.id

Polda Kepulauan Riau (Kepri) menggelar Operasi Patuh Seligi 2026 selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Operasi yang melibatkan sekitar 266 personel itu mengedepankan edukasi dan pencegahan untuk meningkatkan kepatuhan serta keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas.

Kesiapan pelaksanaan operasi ditandai dengan apel gelar pasukan yang dipimpin Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri di Lapangan Bhayangkara Polda Kepri, Kota Batam, Senin (26/10/2026).

Apel tersebut dihadiri Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo, Irwasda dan pejabat utama Polda Kepri, serta unsur Denpom 1/6 Batam, PT Jasa Raharja Kepri, Dinas Perhubungan Kepri, dan Satpol PP.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana sekaligus memperkuat koordinasi lintas instansi.

Operasi Patuh Seligi 2026 mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan”. Selain personel yang dilibatkan dalam operasi, pelaksanaannya mendapat dukungan personel lainnya melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).

Utamakan edukasi dan pencegahan

Suhendri menegaskan, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah pelanggaran yang ditindak, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas.

Dalam keterangannya kepada wartawan, ia menjelaskan bahwa Operasi Patuh Seligi lebih mengutamakan edukasi dan imbauan kepada masyarakat. Sementara itu, penegakan hukum tetap dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan berkendara serta membangun budaya tertib berlalu lintas.

Suhendri juga menekankan pelaksanaan upaya preemtif dan preventif. Edukasi, sosialisasi, dan pencegahan menjadi bagian dari langkah untuk mendorong kepatuhan pengguna jalan.

Evaluasi operasi sebelumnya

Menurut Suhendri, hasil evaluasi pelaksanaan operasi pada 2024 dan 2025 menunjukkan peningkatan kegiatan edukasi, sosialisasi, serta upaya preventif.

Sementara itu, jumlah penindakan pelanggaran pada 2025 menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Evaluasi tersebut menjadi acuan untuk memperkuat kegiatan edukasi dan pencegahan dalam Operasi Patuh Seligi 2026.

“Harapan kita, pada tahun 2026 kegiatan edukasi dan preventif semakin meningkat, sementara angka penindakan juga semakin menurun. Artinya, masyarakat kita semakin tertib dan patuh dalam berlalu lintas,” ujar Suhendri.

Melalui operasi ini, Polda Kepri mengajak masyarakat mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta memperhatikan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Dukungan masyarakat diharapkan dapat membangun kebiasaan tertib berkendara yang berkelanjutan, sehingga tercipta lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di Kepulauan Riau.

Masyarakat dapat mengakses layanan 110

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia Ohei mengajak masyarakat turut menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif.

Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 untuk memperoleh bantuan maupun menyampaikan pengaduan.

Menurut keterangan Polda Kepri, layanan tersebut beroperasi selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *