Lebak, Portalakurat.id
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lebak menyebut pelatihan keterampilan selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membantu ratusan pencari kerja di daerah itu mendapatkan pekerjaan.
Sekretaris Disnaker Kabupaten Lebak Rully Chaeruliyanto mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi calon pekerja agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
“Pelatihan SDM itu agar memiliki kompetensi atau keahlian kerja, sehingga dapat menyerap lapangan pekerjaan,” kata Rully dalam keterangannya di Lebak, Selasa (27/10/2026).
Menurut Rully, pemerintah berupaya memperluas penyerapan tenaga kerja melalui peningkatan keterampilan dan kecakapan para pencari kerja.
Pelatihan yang diberikan mencakup bidang otomotif, menjahit sepatu, komputer, dan keterampilan digital. Ia menyebut bidang-bidang tersebut dibutuhkan oleh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Lebak.
Rully mengatakan, selama dua tahun terakhir, ratusan pencari kerja telah terserap di berbagai perusahaan karena memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan.
“Kami mengapresiasi pelatihan SDM itu dilaksanakan oleh Kementerian Tenaga Kerja dengan biaya oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN),” ujar Rully.
Ia menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 200 perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Lebak. Perusahaan-perusahaan tersebut bergerak di sejumlah sektor, mulai dari perkebunan, peternakan, industri alas kaki, perbengkelan, hingga jasa keuangan.
Menurut Rully, seluruh perusahaan tersebut diperkirakan menyerap sekitar 10.000 pekerja yang sebagian besar merupakan lulusan sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA).
Selain meningkatkan keterampilan pencari kerja, pemerintah daerah terus melakukan pembinaan terhadap perusahaan untuk menjaga hubungan antara pengusaha dan pekerja.
Pembinaan tersebut mencakup pemenuhan hak-hak pekerja, antara lain pembayaran upah sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK), kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, serta pemberian tunjangan hari raya (THR).
Rully menilai hubungan antara pengusaha dan pekerja di Kabupaten Lebak sejauh ini berjalan baik. Ia juga menyebut belum terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal di daerah tersebut.
“Kami mengapresiasi hingga kini hubungan pengusaha dan pekerja berjalan baik, sehingga tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal,” katanya.
Penulis: Noma
Editor: Antoni


