Jakarta, jurnalkota.co.id
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera membangun flyover baru di Jalan Latumenten, Grogol, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Pembangunan flyover ini akan menghadirkan juga skywalk berbayar menggunakan tap card, seperti skywalk Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Kepala Sub Kelompok Perencanaan dari Bidang Jalan dan Jembatan, Dinas Bina Marga DKI, Mahendra menjelaskan, pembangunan flyover Latumenten rencananya dibangun sepanjang 380 meter di sisi Selatan ke Utara Stasiun Grogol. Sehingga, kendaraan pribadi seperti motor dan mobil, akan melintas lewat sisi atas flyover. Sementara akses pejalan kaki dari Selatan ke Utara, bisa melalui jembatan penyeberangan orang (JPO),” ujar Mahendra saat Rapim di Kantor Wali Kota Jakarat Barat, Kamis, (17/7/25).
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto mengatakan flyover latumenten nantinya akan menjadi multiguna.
“Bukan hanya flyover, namun di atasnya juga akan dijadikan tempat halte Transjakarta sehingga nanti multiguna,” kata Uus.
Uus mengatakan, pembangunan yang akan dimulai pada Agustus 2025 ini dipastikan akan berdampak pada timbulnya kemacetan lalu lintas.
“Sudah barang tentu akan membuat padat saat proses pelaksanaan, arus lalu lintas, mobilitas dari angkutan pembangunan juga akan sedikit terganggu,” kata Uus.
Untuk itu, agar berjalan baik sebelum pembangunan dilaksanakan, Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat diminta mensosialisasikan proyek tersebut. Proyek flyover Latumenten ditargetkan rampung dikerjakan dalam dua tahun ke depan. “Bulan depan, sekarang baru dalam proses. Bulan depan sudah mulai, pelaksananya sudah ketahuan. (Targetnya) tahun 2027,” pungkas Uus.
Selain di Jalan Latumenten, pembangunan juga akan dilakukan di Jalan Makaliwe, Kelurahan Grogol.(rel)
